berkali-kali terus memperhatikan mengenai hidup dan kehidupan. merenung dan merefleksikan diri. mendengar nasihat-nasihat dan inspirasi. akhirnya berkontemplasi.
ternyata benar. hidup ini memang seperti permainan. meski permainan, kkita juga harus ingat bahwa setiap permainan memiliki aturannya masing-masing, begitu juga dengan kehidupan ini.
"Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?" (T.Qs. Al-An'am: 32)
permainan ini seperti berseri, memiliki serial. ada masanya kita menjadi seorang anak, remaja, dewasa, dan akhirnya tua. tidak sedikit juga yang akhirnya berhenti ditengah seri atau bahkan diawal permainan.
setiap serinya memiliki waktu dan tugasnya masing-masing. seperti tugas seorang dewasa madya (40-60 tahun) dalam Qur'an Surat Al-Ahqof: 15.
"Dan Kami Perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdoa,“Ya Tuhan-ku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau Limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau Ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang Muslim.”".
T.S.
sahabat alam -- pembelajar kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar